Suhada Tegaskan Pancasila Benteng Persatuan di Tengah Tantangan Zaman

Bandar Lampung226 Dilihat

‎Bandarlampung, Baraindonesia.com – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Muhammad Suhada, menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) Sabtu (11/04/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

‎Sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai elemen warga, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan kaum ibu.

‎Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, yang berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kebersamaan.

‎Dalam pemaparannya, Muhammad Suhada menegaskan bahwa ideologi Pancasila harus terus ditanamkan dan dipahami secara mendalam oleh seluruh lapisan masyarakat.

‎Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang relevan dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan politik saat ini.

‎“Pancasila adalah fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Nilai-nilainya harus hidup dalam sikap dan tindakan sehari-hari, bukan hanya dihafal,” ujar Suhada dalam kegiatan tersebut.

‎Ia menilai, arus globalisasi dan perkembangan teknologi membawa tantangan baru yang berpotensi menggerus nilai kebangsaan jika tidak diimbangi dengan pemahaman ideologi yang kuat.

‎Selain membahas Pancasila, kegiatan PIP-WK juga menitikberatkan pada penguatan wawasan kebangsaan.

‎Suhada menyampaikan bahwa masyarakat perlu memiliki kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga toleransi, persatuan, dan semangat gotong royong.

‎Menurutnya, wawasan kebangsaan menjadi benteng dalam menangkal paham-paham yang bertentangan dengan nilai dasar negara. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

‎“Keberagaman adalah kekuatan bangsa kita. Jika dikelola dengan baik, perbedaan justru akan memperkokoh persatuan,” katanya.

‎Kegiatan sosialisasi tidak hanya diisi dengan pemaparan materi, tetapi juga dialog interaktif. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta aspirasi terkait kehidupan bermasyarakat dan kebangsaan.

‎Beberapa peserta menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai Pancasila di lingkungan sosial dan pendidikan.

Baca Juga :  Pemkot Bandarlampung Perjuangkan Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

‎Menanggapi hal itu, Suhada menekankan perlunya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter kebangsaan.

‎Muhamad Suhada menegaskan bahwa kegiatan PIP-WK akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.

‎Ia berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen kami di DPRD untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat ideologi bangsa,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *