Bandarlampung, Baraindonesia.com – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Muhammad Suhada, menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) Sabtu (11/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai elemen warga, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan kaum ibu.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, yang berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kebersamaan.
Dalam pemaparannya, Muhammad Suhada menegaskan bahwa ideologi Pancasila harus terus ditanamkan dan dipahami secara mendalam oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang relevan dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan politik saat ini.
“Pancasila adalah fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Nilai-nilainya harus hidup dalam sikap dan tindakan sehari-hari, bukan hanya dihafal,” ujar Suhada dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, arus globalisasi dan perkembangan teknologi membawa tantangan baru yang berpotensi menggerus nilai kebangsaan jika tidak diimbangi dengan pemahaman ideologi yang kuat.
Selain membahas Pancasila, kegiatan PIP-WK juga menitikberatkan pada penguatan wawasan kebangsaan.
Suhada menyampaikan bahwa masyarakat perlu memiliki kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga toleransi, persatuan, dan semangat gotong royong.
Menurutnya, wawasan kebangsaan menjadi benteng dalam menangkal paham-paham yang bertentangan dengan nilai dasar negara. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa kita. Jika dikelola dengan baik, perbedaan justru akan memperkokoh persatuan,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tidak hanya diisi dengan pemaparan materi, tetapi juga dialog interaktif. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta aspirasi terkait kehidupan bermasyarakat dan kebangsaan.
Beberapa peserta menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai Pancasila di lingkungan sosial dan pendidikan.
Menanggapi hal itu, Suhada menekankan perlunya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter kebangsaan.
Muhamad Suhada menegaskan bahwa kegiatan PIP-WK akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.
Ia berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen kami di DPRD untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat ideologi bangsa,” pungkasnya. (*)






