Sosialisasi PIP-WK di Sawah Lama, Suhada Dorong Pancasila Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari

Bandar Lampung1567 Dilihat

Bandar Lampung, Baraindonesia.com – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suhada, S.T., menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Sabtu (24/1/2026).
‎
<span;>‎Kegiatan tersebut diikuti masyarakat setempat dengan penuh antusias. Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan tingginya minat warga terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎Dalam sambutannya, Suhada menegaskan bahwa PIP-WK bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang pembelajaran bersama untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi wawasan kebangsaan, ideologi, maupun keterampilan sosial.
‎
‎“Kegiatan ini adalah momentum atau wadah untuk kita terus meng-upgrade wawasan, termasuk meng-upgrade skill ideologi dan kemampuan kita dalam kehidupan keseharian,” ujar Suhada.
‎
‎Ia menyampaikan keyakinannya bahwa nilai-nilai Pancasila sejatinya telah hidup di tengah masyarakat. Namun, nilai tersebut perlu terus dipupuk dan diperkuat melalui pembinaan dan pengayaan wawasan ideologi kebangsaan.
‎
‎Menurutnya, pembinaan ideologi tidak harus selalu disampaikan secara normatif dan formal.
‎
‎“Tidak harus bicara pasal ke pasal, ayat ke ayat. Bisa melalui hal-hal keseharian, bagaimana membangun keluarga, bagaimana berdakwah, dan seterusnya. Semuanya dalam rangka kebaikan-kebaikan,” tuturnya.
‎
‎Suhada menekankan bahwa Pancasila harus dihidupkan dalam praktik nyata, bukan sekadar menjadi konsep teoritis. Ia juga menyinggung peran PKS dalam menerjemahkan nilai ideologi kebangsaan ke dalam aksi sosial konkret.
‎
‎Ia mencontohkan keterlibatan PKS saat bencana alam melanda tiga provinsi di Sumatera beberapa waktu lalu.
‎
‎“Sebagai sebuah partai, kami menjalankan ideologi itu dengan menyerukan kepada seluruh kader dan masyarakat untuk membantu meringankan musibah. Kami juga mengirim relawan langsung ke lokasi bencana,” jelasnya.
‎
‎Relawan PKS, lanjut Suhada, terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari membersihkan masjid dan musala, memberikan layanan kesehatan, hingga membuka bengkel motor dan mobil gratis bagi warga terdampak.
‎
‎Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan nilai Pancasila sekaligus nilai keagamaan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
‎
‎Di akhir sambutannya, Suhada mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat jati diri sebagai warga negara yang berkarakter Pancasilais.
‎
‎“Mari kita perkuat jati diri kita, terlibat aktif dalam pembinaan kepribadian, dan memberi contoh bagaimana keluarga da’i, keluarga kita, bisa menjadi teladan bagi masyarakat NKRI. Sehingga Pancasila benar-benar hidup dalam diri kita,” katanya.
‎
‎Mengawali tahun 2026, Suhada juga berharap seluruh masyarakat senantiasa diberi kesehatan serta peningkatan iman dan ketakwaan.
‎
‎“Mudah-mudahan di awal tahun 2026 ini, kita semua semakin baik, semakin sehat, dan semakin bertambah iman serta takwa,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Agus Djumadi: Pemuda Bandar Lampung Harus Jadi Generasi Pancasila yang Berakhlak dan Peduli Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *