Walikota Eva Dwiana : Kami Tidak Diam Tangani Masalah Banjir

Bandar Lampung843 Dilihat

Bandarlampung, Baraindonesia.com – Menanggapi aksi demo yang dilakukan Aliansi Masyarakat Bandarlampung, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) sudah melakukan semaksimal mungkin menangani masalah banjir.

Walikota Eva Dwiana mengatakan, dirinya sudah melakukan pemantauan banjir hingga pukul 04.00 Wib disemua titik lokasi terjadinya banjir.

“Dan itu tidak semuanya terjadi, hanya ada beberapa kecamatan seperti satu kelurahan ada 3 RT yang memang terdampak banjir,” ungkapnya saat diruang rapat Walikota bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Bandar Lampung, Sahraden Nihan, Jumat (8/3/2024).

Selanjutnya, untuk masalah bantuan Alhamdulillah terjadinya pada saat itu pihaknya sudah membantu.

“Hari pertama memberikan makan mereka, lalu memberikan beras, selanjutnya yang memang rumahnya terdampak adanya hancur atau kerusakan kita bantu perbaikan dan juga uang dan juga bagi yg kena lintas banjir di berapa tempat kita berikan bantuan,” ucap Eva.

Kemudian jelasnya, ada beberapa yang belum masuk atau tercatat, hari ini pihaknya akan berikan bantuan sebanyak 126 KK teridir dari Wayhalim, Kedaton, Labuhan Ratu.

“Jadi pemerintah dan semua pamong camat, lurah semua turun kelapangan kita memperbaiki bersama,” kata dia.

Eva juga mengaku, pihaknya tidak tinggal diam atas persoalan tersebut. Dimana jelasnya, kami bergerak bagaimana caranya di Bandarlampung ini yang terdampak banjir tidak ada banjir lagi.

“Ini upaya kita bersama. Kami juga sedang menghubungi balai, karena masalah sungai ini bukan tugas pemerintah kota saja, tapi balai harus bisa bergabung dengan kita,” jelas dia.

Disisi lain, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Bandar Lampung, Sahraden Nihan saat menemui pendemo, dia menyampaikan terkait dengan banjir yang beberapa waktu lalu terjadi memang di beberapa titik.

Baca Juga :  LSM AML Soroti Pungli dan Praktik Ilegal, Desak Walikota Tindak Oknum di Pasar Pasir Gintung

Dia mengatakan, Saat terjadinya banjir, Pemkot Bandarlampung dan jajaran telah melakukan langkah-langkah, dimana memang hujan yang turun diluar dugaan atau kebiasaan sehingga mengakibatkan beberapa tanggul yang lagi-lagi jebol.

“Waktu banjir itu kita mengambil langkah-langkah diantaranya memberikan bantuan pada masyarakat yang terdampak banjir baik sifatnya beras atau biaya yang jumlahnya ada 975 keluarga,” ungkapnya.

Selanjutnya langkah antisipasi banjir yaitu tanggul yang jebol langsung diperbaiki walaupun sampai saat ini 13 tanggul masih dalam proses penyelesaian.

Selama ini kata Sahraden, kali yang ada di seputaran Bandar Lampung sering dilakukan pengerukan melalui program gerebeg sungai.

Ia meminta masyarakat untuk bersabar, karena pemkot sendiri tidak tinggal diam mengenai persoalan banjir ini.

“Kita juga minta masyarakat kerjasamanya dan kepeduliannya yang tinggal di bantaran sungai harus menjaga. Jangan buang sampah sembarangan karena itu salah satu penyebab banjir juga,” pintanya.

Ia juga mengaku, jika dibandingkan dengan daerah lain pada saat hujan kemarin Bandar Lampung masih terkendali.

“Kita sangat terkendali dibandingkan daerah lainnya,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *