Rakernas APEKSI XVIII di Medan Jadi Panggung Kolaborasi Kota, Bandar Lampung Dorong Solusi Banjir dan Inovasi Perkotaan

Berita120 Dilihat

MEDAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII di Kota Medan tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintah kota, tetapi juga berkembang menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antardaerah dalam menghadapi tantangan perkotaan.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, turut hadir dalam rangkaian kegiatan Rakernas yang digelar di Medan, Sumatera Utara. Setibanya di lokasi, ia langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Surakarta, serta Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Medan, dengan potensi perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp17 miliar melalui sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi, hingga penyelenggaraan acara.

Lebih dari sekadar agenda pertemuan kepala daerah, Rakernas APEKSI XVIII di Medan juga dirancang sebagai platform kolaborasi dan pertukaran gagasan antar kota. Sejumlah agenda turut digelar dalam kegiatan ini, mulai dari Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran Karnaval Nusantara menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian acara tersebut. Puluhan delegasi dari berbagai kota menampilkan keberagaman seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman Indonesia, sekaligus memperkuat identitas kota sebagai pusat kebudayaan lokal.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Rakernas APEKSI menjadi momentum penting bagi pemerintah kota untuk memperkuat kerja sama lintas daerah. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dalam penanganan persoalan perkotaan, termasuk mitigasi banjir yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Baru Rampung 2023, Irigasi Senilai Rp97,8 Miliar di Rawajitu Sudah Retak dan Bocor

Selain itu, ia juga menekankan bahwa forum ini membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk memperluas jejaring kerja sama, sekaligus mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan kota yang lebih tangguh dan adaptif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *