Bandarlampung, Baraindonesia.com – Dalam persiapan menuju Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak nasional 2024, Achmad Munawar, S.STP.,M.H., Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Rakyat Mandiri Amanah Terpadu (DPP FORMAT) Lampung, berdialog dengan Calon Gubernur Rakyat Lampung, Ahmad Muslimin,S.E., yang akan berpasangan dengan BRIGJEN POL (P) Drs.Muhamad Ikhsan,M.H melalui jalur independen.
Fokus utama diskusi adalah rencana pembangunan pasar sosial modern dan ekonomi budaya yang menjadi program prioritas Ahmad Muslimin jika terpilih sebagai Gubernur Lampung.
Munawar, dalam pertemuan tersebut, juga menanyakan status BRIGJEN POL (P) Drs.Muhamad Ikhsan,M.H., yang telah mendaftar sebagai Calon Walikota Bandar Lampung di PAN pada 27 April 2024, apakah telah berpisah kongsi dengan pasangan politiknya.
Dalam menjawab pertanyaan tersebut, Ahmad Muslimin mengajak Munawar langsung ke lokasi pasar di Brebes, bekas pabrik gula peninggalan Belanda yang telah diubah menjadi pasar dan rest area.
Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran langsung tentang konsep pasar sosial modern dan ekonomi budaya yang akan dibangun di Lampung, jika Ahmad – Ikhsan (PASLON GURLA AI) terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dari jalur independen pada 27 November 2024.
Ahmad Muslimin menjelaskan bahwa semua lokasi usaha di pasar tersebut akan disediakan secara gratis untuk masyarakat selamanya, namun tidak boleh diperjualbelikan.
Jika tidak digunakan lagi, lokasi usaha tersebut akan diserahkan kembali kepada pemerintah provinsi Lampung untuk didistribusikan kepada masyarakat yang ingin berusaha di pasar sosial modern dan ekonomi budaya.
Pembayaran one stop cashier dari PEMPROV dan laba penjualan produk milik masyarakat akan dipotong 50% untuk PAD dan biaya operasional lainnya, sedangkan 50% sisanya akan menjadi milik pemilik produk.
Perusahaan swasta yang berusaha di pasar tersebut akan dikenakan retribusi tahunan, sementara masyarakat yang berusaha akan dibentuk menjadi Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) sesuai dengan jenis usahanya.
Adapun fasilitas pendukung yang akan dibangun meliputi amenitas, aksesibilitas, atraksi, SPBU, stasiun pengisian kendaraan listrik, digitalisasi, dan lain-lain yang bertujuan untuk menjadikan pasar sosial modern dan ekonomi budaya sebagai pusat bisnis, ekonomi kreatif, dan destinasi wisata baru.
Terkait dengan kandidat Calon Walikota Bandar Lampung, BRIGJEN POL (P) Drs.Muhamad Ikhsan,M.H., Ahmad Muslimin menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan pilihan politik Ikhsan dalam konteks politik saat ini.
Hingga saat ini, Ikhsan belum menegaskan apakah akan maju atau tidak, namun jika iya, telah ada calon pengganti yang siap menggantikannya. Dengan demikian, langkah politik Ikhsan dianggap sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar. (*)







