Layanan Air Bersih Ditingkatkan, 4 Tangki Disiagakan di Wilayah Rawan Kekeringan Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Antisipasi terhadap dampak musim kemarau mulai diperkuat dengan penyiapan empat unit mobil tangki air bersih yang disebar untuk menjangkau wilayah rawan kekeringan dan gangguan distribusi air.

Armada tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di daerah yang mengalami penurunan pasokan air dari jaringan distribusi.

Wilayah seperti Sukabumi, Panjang, dan Kemiling menjadi titik yang paling sering mengalami kebutuhan suplai tambahan saat musim kemarau maupun ketika terjadi gangguan teknis pada layanan air bersih.

Selain armada, sistem layanan darurat juga disiapkan dengan dukungan personel siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat yang masuk setiap hari melalui aparatur wilayah maupun kanal pengaduan resmi.

Layanan permintaan air bersih dibuka hingga malam hari, sementara laporan yang masuk di luar jam operasional akan diproses pada hari berikutnya. Distribusi dilakukan langsung ke lokasi yang membutuhkan tanpa harus melalui titik kumpul tertentu.

Skema ini disiapkan untuk mempercepat respons sekaligus memastikan bantuan benar-benar menjangkau warga yang terdampak tanpa hambatan distribusi.

Meski kondisi kekeringan belum tergolong ekstrem, langkah antisipatif terus diperkuat sebagai bagian dari mitigasi risiko agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terjamin selama periode kemarau.

Baca Juga :  Kementan Dorong Hilirisasi Perkebunan, Petani Lampung Diuntungkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *