Bandarlampung, Baraindonesia.com – Kota Bandarlampung memasuki era baru pasca-Pilkada 2024 dengan semangat persatuan dan pembangunan yang lebih baik. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung menggelar rapat paripurna awal yang berlangsung di Gedung DPRD pada Rabu, 5 Maret 2025. Rapat ini diadakan untuk menyampaikan pidato Walikota Bandarlampung masa jabatan 2025-2030, yang menekankan pentingnya kerja sama antar seluruh elemen masyarakat demi kemajuan kota.
Dalam pidatonya, Walikota Bandarlampung mengajak seluruh warga untuk mendukung visi dan misi pemerintah terpilih tanpa membedakan latar belakang politik.

“Setelah pelantikan, tidak ada lagi perbedaan dukungan politik. Yang terpenting adalah bagaimana kita merealisasikan janji kampanye untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Rabu (5/3/2025).
Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Bernas Yuniarta, turut menyampaikan pesan penting mengenai komitmen pemerintah untuk bekerja keras melayani masyarakat.
“Kami bekerja siang dan malam untuk memastikan bahwa setiap warga merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bernas.
Namun, dalam pidatonya, Bernas juga menyoroti beberapa masalah mendesak yang perlu perhatian khusus dari pemerintah kota, mulai dari penanganan banjir hingga kemacetan lalu lintas. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah masalah drainase.

“Penanganan banjir harus menjadi prioritas. Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki sistem drainase yang ada,” jelasnya.
Selain itu, pengelolaan sampah juga menjadi tantangan besar yang dihadapi kota ini. Bernas mengungkapkan pentingnya penerapan sistem pengolahan sampah yang lebih efektif, dengan mulai dari edukasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga hingga penggunaan teknologi dalam pengolahan limbah.
“Kebijakan strategis perlu diambil agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kemacetan lalu lintas juga menjadi masalah yang tak bisa diabaikan. Bernas menekankan pentingnya pengembangan transportasi publik yang lebih baik serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Dengan perencanaan transportasi yang matang, diharapkan kemacetan dapat dikurangi, dan mobilitas warga menjadi lebih lancar,” tambahnya.
Dengan tekad dan kolaborasi yang solid, Ketua DPRD optimis bahwa Bandarlampung akan berkembang menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
“Dengan kerja keras dan kolaborasi, kita akan mewujudkan kota yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Rapat paripurna ini menandai dimulainya era baru pemerintahan yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan pemecahan masalah yang selama ini mengganggu kenyamanan warga Bandarlampung. (Adv)






