Disdikbud Lampung Usut Kasus Bullying di SMAN 9 Bandarlampung, Korban Didampingi Psikolog

Bandar Lampung477 Dilihat

Bandarlampung, Baraindonesia.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Americo, turun tangan langsung mengusut dugaan kasus perundungan (bullying) yang terjadi di SMAN 9 Bandarlampung, Kamis (18/9/2025).

Thomas menegaskan, penyelidikan dilakukan secara independen tanpa melibatkan pihak sekolah di tahap awal demi menjaga objektivitas.

“Kami melakukan penelusuran tanpa melibatkan pihak sekolah terlebih dahulu, untuk menjaga objektivitas,” ujarnya.

Tim Disdikbud telah berkunjung untuk berdiskusi langsung dengan korban serta orangtuanya, sekaligus melakukan supervisi ke sekolah guna menggali fakta baru. Jika sesuai rencana, korban akan kembali masuk sekolah dan dipertemukan dengan enam siswa yang diduga terlibat untuk mengklarifikasi peristiwa tersebut.

Korban sendiri menyatakan kesediaannya untuk tetap bersekolah di SMAN 9. Namun, sebagai langkah sementara, ia akan dipindahkan ke kelas lain dengan pendampingan intensif.

“Pendampingan akan dilakukan oleh psikolog dan guru bimbingan konseling (BK). Kami ingin memastikan anak ini bisa kembali pulih dan semangat belajar,” tegas Thomas.

Selain menangani kasus, Disdikbud Lampung juga menekankan pentingnya pencegahan. Pengawasan siswa akan diperketat, fungsi BK dioptimalkan, serta OSIS didorong lebih aktif setelah mendeklarasikan diri sebagai satgas anti-bullying.

“Sekolah harus benar-benar menghidupkan fungsi BK dan memberdayakan satgas anti-bullying OSIS. Semua ini demi perlindungan siswa,” jelasnya.

Thomas memastikan evaluasi terhadap kebijakan internal sekolah akan dilakukan, khususnya terkait pencegahan dan penanganan kasus bullying agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Baca Juga :  Reses Hari Ke-5 di Sendangagung, Munir Salurkan PIP dan Bantuan Infrastruktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *