Jakarta, Baraindonesia.com – M. Habibi Zaenal A., mengaku menjadi korban dugaan penipuan terkait pengurusan titik dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ironisnya, setelah sebelumnya mengaku tertipu dalam proses pengajuan titik dapur, ia kembali menjadi korban oleh seseorang yang diduga mengaku sebagai oknum dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Habibi yang juga warga Kota Bogor, menjelaskan, setelah mengalami penipuan pertama, dirinya kemudian bertemu dengan seseorang bernama Lukman Hakim atau Agus Indra Kirana yang mengaku dapat membantu memfasilitasi komunikasi dengan pihak Badan Gizi Nasional agar persoalan tersebut dapat diselesaikan.
Namun, menurutnya, bantuan yang dijanjikan tersebut kembali disertai permintaan sejumlah biaya.
“Setelah sebelumnya saya kena tipu dalam proses pengajuan titik dapur, saya bertemu dengan oknum yang mengaku dari BGN bernama Lukman. Dia menawarkan bantuan untuk memfasilitasi dengan Badan Gizi Nasional agar ada solusi, tetapi tetap meminta biaya,” ujar Habibi.
Ia mengungkapkan, karena berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan, dirinya akhirnya menyanggupi permintaan tersebut dan menyerahkan sejumlah uang secara bertahap.
Total dana yang telah diserahkan kepada oknum tersebut mencapai sekitar Rp190 juta.
Namun hingga saat ini, kata Habibi, tidak ada satu pun dari janji yang disampaikan oleh oknum tersebut yang terealisasi.
Merasa tidak ada kejelasan, Habibi mengaku telah meminta agar uang yang telah diberikan dapat dikembalikan. Namun hingga kini permintaan tersebut belum juga dipenuhi.
“Kami sudah mencoba meminta kembali uang yang kami berikan karena tidak ada titik terang. Tapi sampai sekarang jawabannya hanya janji-janji saja,” katanya.
Habibi menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan konsultasi dan pengaduan ke pihak berwajib untuk menempuh jalur hukum apabila dalam waktu dekat tidak ada kejelasan atau itikad baik dari pihak yang bersangkutan.
“Kami akan menempuh jalur hukum jika sampai sekarang belum juga ada kejelasan dari Lukman Hakim tersebut,” tegasnya. (*)






