Bandarlampung, Baraindonesia.com – Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung, Agus Djumadi, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung harus memprioritaskan penanganan banjir, mengingat saat ini sejumlah wilayah di Bandarlampung semakin parah apabila hujan turun.
Agus Djumadi mengatakan, musibah banjir yang melanda beberapa titik di Bandarlampung harus menjadi momentum bagi Pemkot, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk lebih fokus dalam pengalokasian anggaran guna penanganan banjir secara efektif.
Agus Djumadi juga turut menyoroti pentingnya perbaikan drainase, siring, hingga sungai, sebagai langkah utama dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang di Bandarlampung.
“Musibah datang memang tidak dapat ditolak, tetapi kita bisa berupaya mengantisipasinya dengan langkah-langkah strategis. Kami di Komisi III sejak awal telah berkoordinasi dengan mitra dinas terkait, untuk mengkaji lebih dalam penanganan banjir, mulai dari perencanaan kegiatan hingga pengalokasian anggarannya,” kata Agus Djumadi dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).
Menurutnya, instruksi efisiensi anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, dapat menjadi titik tolak bagi Pemkot Bandarlampung dalam mengevaluasi berbagai kegiatan yang tidak bersifat prioritas. Efisiensi ini, menurutnya, dapat dialihkan untuk penanganan banjir yang lebih konkret dan berkelanjutan.
“Komisi III bersama Pemkot, akan terus mendorong revisi anggaran untuk memastikan penanganan masalah banjir, perbaikan drainase, dan jalan menjadi prioritas utama. Langkah ini sangat penting demi kenyamanan dan keselamatan warga Bandarlampung,” ujar Agus Djumadi.
Agus Djumadi berharap, Pemkot Bandarlampung dapat segera mengambil tindakan nyata dan mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur yang berkaitan dengan sistem pengendalian banjir. (*)








