Pemkot Bandar Lampung Perkuat Pengawasan Anak Usai Kasus TPPO di Lampung

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan keprihatinan atas kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa anak-anak di Provinsi Lampung. Wali Kota turut hadir bersama Gubernur Lampung dan Kapolda Lampung dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Mapolda Lampung.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak di bawah umur dengan modus perekrutan melalui ajakan teman sebaya untuk bekerja sebagai terapis salon dengan iming-iming tertentu di luar daerah.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan bersama, khususnya dari orang tua, guru, sekolah, serta lembaga perlindungan anak, dalam mengawasi aktivitas anak-anak, termasuk penggunaan telepon genggam dan akses terhadap konten yang tidak sesuai.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Bandar Lampung juga memperkuat sistem monitoring di tingkat wilayah melalui peran pamong, camat, lurah, RT, Linmas, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas untuk memastikan perlindungan anak dapat dilakukan secara lebih optimal.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya mencegah terjadinya kasus serupa serta menciptakan lingkungan yang aman dan terlindungi bagi anak-anak.

Baca Juga :  Danrem 043 Gatam Hadiri Upacara Hari Jadi Ke-60 Provinsi Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *