BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memberangkatkan ratusan warga untuk menunaikan ibadah umrah melalui program umrah gratis yang menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.
Tahun 2026, sebanyak 580 calon jamaah umrah dari kalangan masyarakat kurang mampu akan diberangkatkan ke Tanah Suci dalam tiga kloter keberangkatan. Sebelum keberangkatan, para jamaah mengikuti kegiatan manasik sebagai bekal dalam menjalankan ibadah umrah.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat membuka Manasik Umrah Tahap II, Rabu (10/6/2026), mengatakan bahwa manasik memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada jamaah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umrah sesuai syariat.
“Perjalanan umrah bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, manasik menjadi bekal penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk,” ujar Eva.
Menurutnya, selain memahami rukun, wajib, dan sunnah umrah, para jamaah juga perlu mempersiapkan kondisi fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal ini penting mengingat perbedaan cuaca dan kondisi lingkungan yang akan dihadapi selama menjalankan ibadah.
Eva juga mengajak seluruh jamaah untuk menjaga kebersamaan dan saling membantu selama berada di Arab Saudi. Ia menilai semangat persaudaraan akan memberikan kenyamanan serta kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah.
“Seluruh jamaah asal Bandar Lampung adalah satu keluarga besar. Jaga kebersamaan, saling membantu, dan saling mengingatkan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” katanya.
Selain itu, para jamaah diharapkan dapat menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan menunjukkan sikap yang santun, tertib, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah.
Program umrah gratis yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bandar Lampung ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menunaikan ibadah ke Baitullah sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Adapun keberangkatan jamaah dibagi menjadi tiga kloter, yaitu pada 12 Juni 2026, 20 Juni 2026, dan 27 Juni 2026. Pemkot Bandar Lampung berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah serta kembali ke tanah air dengan selamat.











