Bandar Lampung — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung memastikan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP yang dimulai sejak 6 April 2026 berjalan lancar, tertib, dan minim kendala.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun non-teknis, guna mendukung kelancaran ujian bagi sekitar 15 ribu peserta.
“Sekolah sudah kami minta memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, hingga pasokan listrik. Tujuannya agar siswa dapat mengerjakan soal dengan nyaman tanpa gangguan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap dalam beberapa sesi, dimulai dari mata pelajaran matematika dan dilanjutkan dengan bahasa Indonesia. Disdikbud juga memastikan setiap sekolah memiliki tim teknis yang siaga untuk mengantisipasi potensi kendala selama ujian berlangsung.
Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN, telah dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan listrik. Sekolah juga diminta menyiapkan skenario cadangan guna menjaga keberlangsungan ujian.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, Disdikbud juga menaruh perhatian pada kondisi psikologis siswa. Pihak sekolah didorong untuk memberikan pendampingan dan motivasi agar peserta tetap tenang dan percaya diri selama mengikuti ujian.
Mulyadi menegaskan bahwa TKA menjadi salah satu instrumen dalam mengukur capaian akademik siswa, sekaligus sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi masuk SMA, khususnya di sekolah unggulan.
“Namun demikian, yang terpenting adalah bagaimana siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya,” jelasnya.
Hingga saat ini, pelaksanaan TKA dilaporkan berlangsung kondusif di seluruh sekolah penyelenggara. Disdikbud akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.
Sementara itu, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dijadwalkan mulai 20 April 2026, dengan jumlah peserta yang juga mencapai puluhan ribu siswa di Kota Bandar Lampung.






