DPRD Bandarlampung Turun Langsung Tinjau Lokasi Banjir, Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak

Bandar Lampung511 Dilihat

Bandarlampung, Baraindonesia.com – Bernas Yuniarta, Ketua DPRD Kota Bandarlampung dari Dapil 4 (Kecamatan Way Halim, Kedaton, dan Labuhan Ratu), serta Romi Husein dari Dapil 5 (Kecamatan Sukabumi, Sukarame, dan Tanjung Senang) juga turun langsung ke lokasi banjir di wilayah mereka masing-masing, minggu (23/2/2025).

Mereka turut berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik dalam menangani dampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandarlampung sejak Jumat malam (21/2/2025) pukul 20.00 WIB menyebabkan banjir di sejumlah titik hingga Sabtu siang (22/2/2025).

Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 1.524 rumah di sembilan kecamatan mengalami dampak banjir. Wilayah yang terdampak paling parah meliputi Perumahan Tanjung Raya Permai dan Arinda di Kecamatan Tanjung Senang, serta Sepang Jaya dan Persada Kalibalau Kencana di Kecamatan Kedamaian. Banyak warga harus mengungsi karena air belum surut dan menggenangi permukiman mereka.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak, anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandarlampung juga membagikan bantuan berupa makanan siap saji seperti nasi bungkus dan mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan makanan akibat banjir.

Para anggota dewan berjanji akan terus memantau perkembangan situasi banjir serta mengupayakan solusi jangka panjang agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya sistem drainase yang baik guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Banjir yang terjadi di Bandarlampung kali ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam menangani bencana. Upaya perbaikan infrastruktur, disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta perencanaan pembangunan yang matang harus menjadi prioritas agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan. (*)

Baca Juga :  Pinjam Nama Perusahaan, Pejabat Pemkot Diduga Kelola Uang Proyek Suvenir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *